Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2009

"VALENTINE'S DAY" VERSUS AJARAN ISLAM

Oleh MARSUDI FITRO WIBOWO Harian Umum Pikiran Rakyat Bandung Kamis, 12 Februari 2004 VALENTINE'S day atau hari kasih sayang adalah sebuah tradisi bagi kaum muda-mudi yang biasa diperingati setiap tanggal 14 Februari di berbagai negara. Realitasnya, hari ini bukan hanya diperingati remaja dan ABG (Anak Baru Gede) saja, tapi mereka yang sudah berkeluarga pun ikut memeriahkannya dengan berbagai cara serta keunikan tersendiri dalam mengungkapkan sebuah arti kasih sayang. Dengan berlabelkan cinta, Valentine's Days (baca VD) kian membudaya di Indonesia. Entah sejak kapan asal muasal VD datang dan dimeriahkan di negeri ini, yang jelas VD adalah sebuah prodak Eropa beberapa abad lalu yang kemudian diikuti oleh sebagian rakyat Indonesia. Banyak versi yang menerangkan asal muasal VD. Versi pertama, VD adalah sebuah tanggal untuk mengenang tokoh Kristen bernama Santa Valentine yang tewas sebagai martir. Ia dihukum mati dengan cara dipukuli dan dipenggal kepalanya pada tanggal 14 Februari ...

KASIH SAYANG DALAM ISLAM

Oleh MARSUDI FITRO WIBOWO Harian Umum Pikiran Rakyat (PR) Bandung Jumat, 11 Februari 2005 "Hai manusia, sesungguhnya Kami menjadikan kamu dari seorang laki-laki dan seorang wanita, dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya saling mengenal. Sesungguhnya orang mulia di antara kamu di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui Lagi Maha Mengenal." (Q.S. Al-Hujuraat [49]:13). AJARAN Islam tentang kasih sayang telah lama di kumandangkannya dengan sempurna dan indah. Namun, kebanyakan dari manusia tidak menyadari apa arti sesungguhnya dari kasih sayang itu sendiri, sehingga dapat terhenti dan menyimpang dari aturan-aturan yang telah di firmankan oleh Allah SWT dan sabda-sabda Rasul-Nya. Sebagaimana syair yang mengatakan, " mawaddatuhu taduumu likulli haulin, wa hal kullun mawaddatuhu taduumu ", kasih sayangnya (manusia) selalu kekal untuk segala hal yang menakutkan, dan apakah setiap orang itu...

PENTINGNYA MENUNTUT ILMU

Oleh MARSUDI FITRO WIBOWO Harian Umum Pikiran Rakyat (PR) Bandung Jumat, 21 Mei 2004 DARI hari ke hari kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin canggih, kita seolah diperbudak oleh perkembangan zaman. Tapi tidaklah selalu demikian, hal ini tergantung kepada sikap dan mental kita untuk lebih menghadapi dan memahami dampak-dampak dari perkembangan ilmu pengetahuan tersebut dan mesti menempatkannya untuk hal kebaikan dunia dan akhirat. Disinilah bukti bahwa Allah SWT. pemilik segala ilmu menunjukkan kekuasaan-Nya bagi orang-orang berakal dan beriman untuk lebih giat menuntut ilmu agar manusia mengenal siapa dirinya dan siapa Tuhannya, sehingga ia menjadi manusia yang bertaqwa dan berakhlak mulia. Menuntut ilmu, dalam ajaran Islam, adalah suatu yang sangat diwajibkan sekali bagi setiap muslim, apakah itu menuntut ilmu agama atau ilmu pengetahuan lainnya. Terkadang orang tidak menyadari betapa pentingnya kedudukan ...

BELAJAR DARI IBNU KHALDUN

Oleh MAR SUDI FITRO WIBOWO Harian Umum Pikiran Rakyat (PR) Bandung Kamis, 10 November 2005 JIKA kita berbicara tentang seorang cendekiawan yang satu ini, memang cukup unik dan mengagumkan. Sebenarnya, dialah yang patut dikatakan sebagai pendiri ilmu sosial. Ia lahir dan wafat di saat bulan suci Ramadan. Nama lengkapnya adalah Waliuddin Abdurrahman bin Muhammad bin Muhammad bin Abi Bakar Muhammad bin al-Hasan yang kemudian masyhur dengan sebutan Ibnu Khaldun. Pemikiran-pemikirannya yang cemerlang mampu memberikan pengaruh besar bagi cendekiawan-cendekiawan Barat dan Timur, baik Muslim maupun non-Muslim. Dalam perjalanan hidupnya, Ibnu Khaldun dipenuhi dengan berbagai peristiwa, pengembaraan, dan perubahan dengan sejumlah tugas besar serta jabatan politis, ilmiah dan peradilan. Perlawatannya antara Maghrib dan Andalusia, kemudian antara Maghrib dan negara-negara Timur memberikan hikmah yang cukup besar. Ia adalah keturunan dari sahabat Rasulullah saw. bernama Wail bin Hujr dari kabilah...

ALHAMBRA, BUKTI KEJAYAAN ISLAM DI SPANYOL

Oleh MARSUDI FITRO WIBOWO Harian Umum Pikiran Rakyat (PR) Bandung Jumat, (Wage) 10 Oktober 2003 ANDA pasti m e ngena l salah satu banguna n monumental dengan histori yang cukup panjang, yakni Istana Alh ambra. Alhambra dalam bah asa Arabnya hamra' bentuk jamak dari kata ahmar yang berarti "mera h". Karena bangunannya banyak dihiasi dengan ubin-ubin, bata-bata berwarna merah, serta penghias dinding yang agak kemerah-merahan dengan keramik yang bernuansa seni Islami, di samping marmer-marmer yang putih dan indah. Ada pula yang berpendapat bahwa Alhambra dinamakan demikian karena diambil dari seorang pendirinya yakni Al-Ahmar. Hingga saat ini bangunan bernilai tinggi akan seni arsitektur ini memperlihatkan peradaban tinggi orang-orang Islam tempo dulu. Istana ini berada di bukit La Sabi ca, masih tetap berdiri sebagai bukti kejayaan Islam di Granada Spanyol. Istana Alhambra didirikan oleh kerajaan Bani Ahmar atau bangsa Moor (Mor...